UAS_MANJEMEN PEMASARAN
Nama : Ira Khanitaturrahmah
NIM : 180321100138
Kelas : Manajemen Pemasaran_A
Saya adalah seorang manajer pemasaran pada PT. Mencari Cinta yang memproduksi beras merah organik, dalam rangka mengembangkan perusahaan saya, saya akan menentukan strategi pemasaran yang dilakukan tahun 2021. Perusahaan bertujuan untuk menjadi perusahaan terbaik di Indonesia dengan target omzet Rp. 1.000.000.000 dibulan Januari.” Berikut adalah analisisnya yang akan saya lakukan sebagai seorang manajer bidang pemasaran pada perusahaan ini:
1. Analisis STP dari produk beras merah organik
a. Segmentation adalah proses awal
dalam pemasaran dimana saya sebagai sorang manajer pemasaran akan mengaktegorikan menggolongkan dan mengklasifikasikan target konsumen potensial untuk produk beras merah organik berdasarkan kebutuhan, pembeli, karakteristik dan perilaku konsumen, dalam hal ini saya akan mengelompokkan konsumen produk beras merah organik berdasarkan beberapa criteria yang sudah saya buat berdasarkan studi dari orang lain dan berdasarkan pengalaman :
- Jenis kelamin : konsumen perempuan 60%, konsumen laki-laki 40%
- Usia : semua kalangan usia mulai dari anak-anak hingga lajut usia
- Tingkat pendidikan dari semua tingkatan
- Profesi PNS, guru, pegawai SWASTA
- Pendapatan kalangan menengah keatas pendapatan kisaran
- Psikologis konsumen yang memiliki gaya hidup sehat dan berkeyakinan sehat dimulai dari apa yang kita makan
b. Targeting yaitu proses mengevaluasi berbagai segmen yang sudah ditentukan untuk memutuskan segmentasi pasar dan pemfokusan pada suatu kelompok konsumen. Pada tahapan ini saya akan menentukan kelompok-kelompok segmen produk beras merah organik yang akan dijadikan skala prioritas dan target pasar dengan melakukan survey pasar terlebih dahulu untuk melihat kondisi pasar dengan mengambil beberapa sampel dari konsumen yang menjadi target pemasaran, dengan begitu kami menetapkan target pasar dengan segmentasi perempuan dari semua umur dan yang memiliki gaya hidup sehat.
c. Positioning yaitu proses menentukan posisi produk di mata konsumen, Pada tahapan ini saya akan meberikan penjelasan kepada konsumen posisi produk beras merah organik/ positioning berdasarkan pemakainan produk, kendala produk dan dampak produk bersa merah organik. Artinya kami mebberi penjelasan bagaimana penempatan produk beras merah organik ini dibandingkan dengan produk pesaing dengan menjelaskan keunggulan produk kami yang tidak dimiliki produk lain.
Hal – hal yang kami lakukan dalam penetapan posisi beras merah organik adalah:
- Kajian terhadap konsumen
- Kajian terhadap kinerja dan kapasitas perusahaan
- Kajian terhadap pesaing produk
- Kajian perubahan lingkungan bisnis
Posisi untuk produk beras merah organik ini adalah produk dengan keunggulan yang sangat banyak terutama kandungan yang sehat dan bermanfaat bagi tubuh manusia serta tidak menggunakan bahan kimia dalam proses produksinya(Organik).
2. Bauran pemasaran agar tercapai omzet
a. Product (Produk)
Produk yang ditawarkan oleh perusahaan kami adalah produk beras merah organik yang menonjolkan keunggulan produk sehat bebas bahan kimia dengan kualitas yang tinggi. Kami juga akan mendesain produk dengan kemasan dan varaisi produk yang menarik.
b. Price (Harga)
Harga beras merah organik yang kami tawarkan sesuai dengan kualitas dan manfaat yang akan diterima oleh konsumen. Karena pembudidayaan produk beras merah ini mebutuhkan lebih banyak biaya dari pada beras merah lainnya , maka harga yang kami tawarkan juga lebih mahal daripada produk beras biasa sesuai dengan kualitas yang kami miliki.
c. Place (Tempat)
Place atau tempat dalam hal ini berarti saluran pemasaran produk, yang meliputi pemilihan lokasi, transportasi, persediaan dan Logistik. Lokasi atau saluran distribusi produk beras merah inidiaslurkan ke seluruh wilayah di Indonesia.
d. Promotion (Promosi)
Promosi merupakan kegiatn mengenalkan produk kepada pasar yang lebuh liuas pada perusahaan kami promosi dilakukan dengan menggunakan media massa dan internet, dengan memasang iklan pada media masa dan internet. Promosi ini juga disertai edukasi kepada konsumen terkait manfaat beras merah organik bagi kesehatan tubuh manusia sehingga konsumen akan tertarik untuk membeli.
3. Media Promosi Produk Beras Merah Organik
4. Analisis daya saing produk beras merah pada pasar ASEAN
Perdagangan bebas (AFTA) sudah mulai diberlakukan sejak 1 Januari 2003 bagi 6 Negara anggota ASEAN yaitu, Filipina, Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura dan Thailand. Pada dasarnya negara-negara ASEAN memperoduksi komoditas pertanian yang sama karena persamaan iklim oleh karena itu keuntungan yang akan diperoleh oleh negara ASEAN dalam perdagangan bebas AFTA ini tergantung bagaimana daya saing produk pertanian negara itu sendiri.
Menurut Jakiyah., et al (2016) Permintaan pasar terhadap pertanian organik mencapai 72 miliar US$ (IFOAM 2014). Permintaan luar negeri terhadap beras organik mencapai 100 ribu ton pertahun. Sedangkan Indonesia hanya mampu mengekspor 9 ribu ton per musim tanam, Indonesia masih tertinggal jauh dengan negaara ASEAN lainnya seperti negara Thailand dan Vietnam dalam hal ekspor beras organik, hal ini menunjukkan bahwa produktivitas beras organik di Indonesia masih rendah dibandingkan nega tersebut. Oleh karena itu untuk menembus persaingan pasar ASEAN, produk beras merah di Indionesia harus ditingkatkan baik kaulitas maupun kuantitasnya sehingga dapat bersaing dengan produk Negara Asean lainnya. IFOAM telah menetapkan Thailand dan Vietnam sebagai pengekspor utama dunia beras organik terbesar. Hal ini dikarenakan Thailand dan Vietnam telah lebih dahulu melihat potensi pasar produk pertanian organik, sehingga strategi pengembangan produksi ataupun aturan-aturan terkait dengan produk organik telah lebih maju. Pada tanggal 23 Januari 2018 dilakukannya ekspor beras merah pertama ke Okland Amerika sebesar 11 Ton beras merah, hal inu menujukkan perkembangan kualitas beras merah di Indonesia cukup baik karena dapat menembus pasar Amerika, dan besas OPT.
Tindakan-tindakan yang perlu dilakukan dalam rangka meningkatkan produktivitas dan kualitas produk beras merah untuk dapat bersaing di pasar ASEAN:
Perluasan lahan
Peningkatan kualitas produk beras merah
Peningkatan produktivitas hasil panen beras merah
Meningkatkan sistem pertanian beras organik
Peningkatan kualitas SDM
Pengendalian hama dan penyakit
Menjalin kerjasama atau bermitra dengan pihak-pihak terkait
DAFTAR PUSTAKA
Istiqomah, A. Nindiyantoro., & Novidra. 2019. Analisis Land Rent dan Daya Saing Padi Organik di Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Ekonomi Pertanian , Sumberdaya dan Lingkungan, , 2(1), 13-15
Jakiyah, U., Lukman, M. B., Tinaprilla, N. 2016. Dampak Kebijakan Pemerintah terhadap Usahatani Beras Organik di Provinsi Jawa Barat, Buletin IlmiahLitbang Perdagangan, 10(1), 129-146.

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda